1/01/2015

1/01/2015
Cermin tembus pandang atau kita kenal dengan one way screen biasanya dirancang untuk keperluan oservasi, kita bisa menemui one way screen di LAB Psikologi atau ruang intrograsi. Namun akhir-akhir ini one way sreen juga digunakan untuk kepentingan yang tidak bertanggung jawab, seperti hotel, ruang casting bahkan mungkin tempat-tempat tertentu untuk keperluan yang kurang baik.
Hal ini membuat kita menjadi kawatir dan waspada, namun bukan berarti kita takut dengan cermin di tempat-tempat tertentu yang kita perlukan hanya memastikan bahwa cermin yang dihadapan kita bekan cermin tembus pandang. Ada cara mudah untuk membedakan cermin biasa dan cermin tembus pandang.





Penempatan
Biasanya cermin tembus pandang atau one way screen dipasang menempel dengan tembok dengan list yang menjadi satu.
Cermin biasanya hanya di gantung

Tes Ruang Kosong
Ketuk cermin seperti mengetuk pintu, jika terdapat suara seperti ruang kosong berarti itu cermin one way seperti kita mengetuk kaca jendela rumah


Pantulan Gambar
Lakukan tes dengan kertas atau kuku, tempelkan ujung kuku atau kertas
Jika terdapat jarak seperti gambar dibawah berarti itu cermin biasa


Tapi jika tidak ada jarak berarti cermin tersebut adalah jenis oneway



Jika dijelaskan akan seperti gambar berikut




Tes Cahaya
Tes cahaya dapat kita lakukan dengan lampu center, bisa juga kita gunakan smartphone namun jika menggunakan smartphone cahayanya kurang kuat. Caranya arahkan lampu center ke kaca jika kaca tembus pandang maka akan ada pantulan cahaya dibelakang.

Ciri-ciri Visual
Cermin biasa lebih jernih dan bening
Kaca one way biasanya kusam atau buram

Jika informasi ini penting silahkan bagikan pada teman-teman anda. Semoga bermanfaat

0 komentar:

Posting Komentar

Terima kasih telah membaca artikel kami, tinggalkan komen pada kolom dibawah ini