8/04/2016

Ketika kita mengkonsumsi es batu atau es balok, kadang kita ragu, apakah es yang kita konsumsi ini berasal dari air matang atau mentah?
Beberapa orang berpendapat meskipun air mentah tidak jadi masalah karna ketika mengalami proses pembekuan bakteri akan mati. Betul begitukah?
Syarat untuk membunuh bakteri pada air adalah dengan dipanaskan hingga suhu 100 derajat celcius. Jika hanya dibekukan seperti sedang mengawetkan bakteri saja. Dan perlu di ingat bakteri yang terkandung dalm air bisa ada beberapa jenis, itulah syarat air untuk dikonsumsi hrus dipanaskan terlebih dahulu.

Bagai mana cara untuk mengetahui es balok atau es batu  dari air matang dan air mentah?
Berikut perbedaan es air matang atau air mentah.

Es Batu dari Air Mentah
Terdapat banyak penggumpalan di bagian tengah atau bagian sisi dari es batu,
jadi warna es batu akan dominan putih seperti susu. Penggumpalan ini terjadi karena pada air mentah banyak gas yang masih terjebak di dalam air kemudian terbekukan.
Umumnya dibuat dalam bentuk balok balok besar
Bila dicium akan terasa kurang segar dibanding es batu air matang
Seringkali didapatkan kotoran
Bila dicolek lalu dicicipi, es batu dari air yang berbahaya akan terasa pahit

Es Batu dari Air Matang
Hanya sedikit gumpalan gas sehingga es berwarna dominan bening. Proses perebusan akan melepaskan gas-gas dalam air sehingga sedikit sekali yang terjebak dalam proses pembekuan
Umumnya dibuat dalam bentuk bungkusan plastik atau cube-cube kecil
Bila dicium akan terasa segar
Jernih dan tidak didapati kotora
Bila dicolek lalu dicicipi, es batu dari air matang akan terasa seperti air minum biasa
cara ini disarikan dari wawancara okezone.com dengan Chef Indra,

Namun ada yang berpendapat cara ini tidak bekerja karena tidak bisa dicadikan patokan es yang baik itu adalah air matang, Betul atau salah bisa kita lakukan experimen di almari es untuk membuktikannya


0 komentar:

Poskan Komentar

Terima kasih telah membaca artikel kami, tinggalkan komen pada kolom dibawah ini