Cara memilih batu akik atau gemstone

Gemstone atau batu cantik atau batu akik akhir-akhir ini sangat marak dibeberapa kota bahkan hampir di seluruh Indonesia, dengan naiknya popularitas gemstone menarik minat banyak orang termasuk kita yang sebelumnya tidak pernah mengenal gmstone. Namun untuk bisa memahami tentang kualitas batu akik kita perlu perhatikan beberapa hal, karena pasar makin emosional dengan naiknya harga batu yang sebelumnya masih bisa dijangkau kantung kita.
Bagi kita yang mulai tertarik dengan batu akik atau gemstone harus mengetahui terlebih dahulu ciri-ciri batu akik asli, yaitu:
  • Sifat batu akik memiliki unsur dingin, jika dibakar akan tersa panas, dan dalam beberapa waktu akan segera dingin kembali.
  • Batu akik atau batu cincin tidak bisa 100% mulus, pasti akan nampak semacam retakan, serat, atau tekstur tertentu
  • Seperti berlian, batu akik cukup keras,bisa kita tes dengan menggoreskan di kaca jika asli batu tudak akan tergores, namun justru kacanya yang tergores.
  • Tidak rusak jika dibakar dengan bara sekalipun
  • Batu gemstone yang mahal biasanya bersertifikat.


Dari ciri-ciri batu akik tersebut kita bisa memiliki gambaran cara memilih batu akik yang baik, berikut ini akan kita bahas cara sederhana memilih batu akik. 
Untuk mendapatkan batu akik yang baik ada istilah 4C atau empat C, 
Color : Warna
Clarity : Kejernihan
Cut : Potongan 
Carat : Volume berat

Color/ Warna
Batu akik yang baik memiliki warna yang cukup tajam dan kelihatan menarik, semakin tajam warna batu maka akan terlihat semakin menarik.
Clarity/ Kejernihan
Untuk memilih batu berkualitas kita juga harus melihat kualitas kerjernihan batu tersebut, Jika batu akik nampak sangat jernih bahkan bisa tembus cahaya maka batu tersebut sangat bagus. Namun perlu di ingat bahwa tidak ada batu yang betul-betul jenih 100% kara batu akik selalu memiliki inklusi atau ketidak sempurnaan. Pasti ada semacam serat atau teksture tertentu pada batu tersebut.

Cut / Potongan
Mengenai potongan bisa dikatakan sangat relatif namun biasanya kita melihat tingkat simetris pada bagian tertentu, baik dalam bentuk oval, bentuk diamon namun tidak menutup kemungkina ada kolektor yang sengaja membentuk batu dengan bentuk tertentu. 

Carat/ Volume
Sebelum membeli batu akik, sebaiknya Anda juga memperhatikan kesesuaian beratnya. Beberapa batu seperti bacan atau chalcedony memang cenderung lebih berat karena memiliki material berupa logam (ferium) yang terdapat didalamnya. Metode ini juga bisa meminimalisir Anda dari kemungkinan mendapatkan batu akik yang palsu (terbuat dari kaca) sebab material batu buatan pasti akan jauh lebih ringan daripada batu.

semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi kita yang memulai untuk menjadi kolektor gemston atau batu akik.

2 comments

avatar

wah.. Indonesia membatu ijin share disini: http://goo.gl/PiMLxb

avatar

Mantap gan...

mampir juga ya di infostore.co.id, situs yang menyediakan fasilitas iklan produk gratis.

Terima kasih telah membaca artikel kami, tinggalkan komen pada kolom dibawah ini

Click to comment