11/06/2015

11/06/2015
Banyak diantara kita melakukan sesuatu dengan alasan pertimbangan-nya adalah orang lain, kita melakukan sesuatu agar orang lain tidak marah, senang, atau bahkan kita sering marah pada orang lain. Hal ini justru secara tidak kita sadari menjadi beban psikologis buat kita.

Ada sebuah puisi inspiratif  di tulis oleh Mother Teresa yang dapat membuka kembali pikiran kita bahwa pada dasarnya kita berbuat baik untuk diri kita sendiri dan Tuhan. Bukan untuk penilaian orang lain.


Antara aku dan Tuhan (Bunda Teresa)

Orang kerap kali tak bernalar, tak logis dan egois
Biar begitu, maafkanlah mereka.

Bila engkau berlaku baik, orang mungkin akan menuduhmu menyembunyikan motif egois.
Biar begitu, tetaplah bersikap baik.

Bila engkau jujur dan berterus terang, orang mungkin akan menipumu.
Biar begitu, tetaplah jujur dan berterus terang.

Bila engkau sukses, engkau akan mendapat teman-teman palsu dan teman-teman sejati.
Biar begitu, tetaplah meraih sukses.

Apa yang engkau bangun selama bertahun- tahun, mungkin akan dihancurkan seseorang dalam semalam.
Biar begitu, tetaplah membangun.

Bila engkau menemukan ketenangan dan kebahagiaan, orang mungkin akan iri hati dan dengki.
Biar begitu, tetaplah berbahagia dan temukan kedamaian hati.

Kebaikan yang engkau lakukan hari ini, mungkin akan dilupakan orang keesokan harinya.
Biar begitu, tetaplah lakukan kebaikan.

Berikan pada dunia milikmu yang terbaik, dan mungkin itu tak akan pernah cukup.
Biar begitu tetaplah berikan pada dunia milikmu yang terbaik.

Ketahuilah, pada akhirnya
Sesungguhnya ini semua adalah antara engkau dan Tuhan
Tidak pernah antara engkau dan mereka.

0 komentar:

Posting Komentar

Terima kasih telah membaca artikel kami, tinggalkan komen pada kolom dibawah ini