5/19/2016

Pernahkan kita ketika tidur lalu terbangun namun tubuh tidak bisa digerakkan, dan dada terasa ada yang menghimpit sehingga sulit untuk bernafas bahkan leher seperti dicekik sehingga tidak bisa mengeluarkan suara. Fenomena ini disebut dengan Sleep Paralysis
Sleep Paralysis dalam beberapa budaya sering dikaitkan dengan hal mistik atau berbau hantu seperti dalam beberapa budaya berikut.

  • Budaya Jawa menyebut dengan Tindihan maksudnya ditindih Hantu.
  • Budaya Papua menyebutnya dengan Suk Nimnyo, orang papua meyakini bahwa pada saay tidur roh seseorang dimakan oleh pohon keramat, namun pada saat hal itu terjadi orang terbangun.
  • Dalam budaya malta disebut dengan Haddiela (istri Hares), roh Haddiela ini menghantu warga dengan merasuki tubuh seseorang.
  • Dalam budaya vietnam disebut dengan ma de yang artinya dikuasai setan.
  • Dalam budaya Kamboja dan Thailand disebut dengan pee um, maksudnya roh seseorang dipegang atau ditahan untuk ditarik ke neraka.
  • Dalam budaya Afro Amerika disebut dengan devil riding your back artinya ada hantu yang sedang menaiki punggung seseorang.

Dan masih banyak lagi, rata-rata orang selalu mengkaitkan dengan hantu, setan dan roh jahat.

Menurut Al Cheyne, peneliti dari Universitas Waterloo, Kanada, sleep paralysis adalah sejenis halusinasi akibat adanya malfungsi tidur di tahap rapid eye movement (REM).
Berdasarkan gelombang otak, tidur kita terbagi dalam 4 tahapan. Tahapan itu adalah 

  1. Kondisi saat masih setengah sadar.
  2. Kondisi mulai tertidur dalam.
  3. Kondisi tidur yang lebih dalam.
  4. Rapid eye movement (REM) dalam kondisi ini, mimpi terjadi.

Saat kondisi tubuh terlalu lelah atau kurang tidur, gelombang otak tidak mengikuti tahapan tidur yang seharusnya. Jadi, dari keadaan sadar (saat hendak tidur) ke tahap tidur paling ringan, lalu langsung melompat ke tahapan mimpi alias REM.
Ketika otak mendadak terbangun dari tahap REM tapi tubuh belum, di sinilah fenomena sleep paralysis terjadi. Kita merasa sangat sadar, tapi tubuh tak bisa bergerak. Ditambah lagi adanya halusinasi muncul sosok atau bayangan lain yang sebenarnya ini merupakan ciri khas dari mimpi.

Cara Keluar dari Sleep Paralysis

Kontrol Pikiran
Tenangkan pikiran, jangan panik dan kita sadar bahwa ini merupakan fenomena limiah

Atur Nafas
Atur nafas dan konsentrasi 

Gerakkan jari-jari
jika kita sudah merasa tenang dan atur nafas dengan baik fokus dan konsentrasi untuk menggerakkan jari kita dengan kuat jika berhasil gerakkan berulang-ulang diikuti dengan menggerakkan bagian tubuh lainya. Cara ini cukup manjur untuk bisa keluar dari Sleep Paralysis.

Jika kita berhasil bangun sejenak, tepuk-tepuk bantal balik posisi bantal, rubah posisi tidur, lebih baik tidur posisi miring seperti yang diajarkan Rasulullah. Untuk menghindari sleep paralysis kita bisa mengikuti cara tidur yang diajarkan Rasulullah.

Cara Tidur Yang Baik
Tidur Cara Rasulullah

mudah-mudahan bisa bermanfaat menambah wawasan dan bisa lebih tenang menghadapi tindihan.

0 komentar:

Poskan Komentar

Terima kasih telah membaca artikel kami, tinggalkan komen pada kolom dibawah ini